Membaca dari judul bukunya saja kita sudah dapat membayangkan sosok HMT Oppusunggu yang tak pernah putus mengecam siapa saja yang menurutnya patut untuk dikecam, misalnya kepala negara hingga kepala desa, teknokrat hingga konglomerat, rohaniwan sampai umat, serta badan-badan internasional hingga guru besar. Nada kecamannya beragam, mulai dari uraian yang runtut-tenang (professorial) ke peringat…