Buku ini berisi tentang mengenal dan memahami laporan keuangan sebagai produk akhir dari serangkaian akuntansi yang merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban manajemen kepada pihak prinsipal (pemilik dana), untuk melaporkan hasil atau kinerja yang telah dilakukan sepanjang periode. Laporan keuangan sebagai produk akhir dari serangkaian proses pengikhtisaran dan pencatatan transaksi bisnis.
Buku Pulang–Pergi: Yang Dibawa dan Ditinggalkan menyajikan refleksi-refleksi personal tentang perjalanan hidup, ingatan, dan perubahan yang menyertai setiap proses pulang dan pergi. Melalui narasi yang puitis dan kontemplatif, buku ini mengajak pembaca menelusuri makna kehilangan, pertumbuhan, serta hal-hal yang secara sadar maupun tidak sadar dibawa dan ditinggalkan dalam perjalanan manusia.…
Keberadaan lembaga-lembaga keuangan syariah di Indonesia kini semakin berkembang. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem akuntansi yang sesuai tentunya yaitu akuntansi syariah. Buku ini dapat Anda gunakan sebagai referensi untuk memahami akuntansi syariah. Informasi yang disajikan oleh akuntansi syariah lebih luas, tidak hanya data finansial, tetapi juga mencakup aktivitas perusahaan yang berjalan …
Buku Menggali Kualitas Pelayanan Publik di Lembaga Pemerintahan Buku Administrasi Negara berjudul Buku Menggali Kualitas Pelayanan Publik di Lembaga Pemerintahan merupakan karya Rira Nuradhawati, Danny Permana & Yovinus. Buku ini menguraikan secara mendalam terkait implementasi kebijakan, peran pemerintah dalam melaksanakan serangkaian tugas dan fungsi, serta kinerja pemerintah khususnya pada b…
Purwadi Purwacaraka dan Soerjono Soekanto menyebutkan ada (Sembilan macam arti hukum, yaitu hukum sebagai ilmu pengetahuan; hukum sebagai disiplin; hukum sebagai kaidah; hukum sebagai tata hukum; hukum sebagai petugas; hukum sebagai keputusan penguasa; hukum sebagai proses pemerintahan; hukum sebagai tindak atau perilaku; dan hukum sebagai jalinan nilai-nilai. Kepolisian sebagai badan pemerinta…
Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samaran sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda, ia bekerja untuk Ko mitmen (organisasi komunis revolusioner internasional) dan sesudah 1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang ilegal dan antikolonial. Jilid empat ini meliputi periode dramatis setelah pembebasan Tan Malaka sampai ia menghilang pada…
Autonomy and disintegration in Indonesia
2 eks
Menghadapi kekerasan yang "meluluhlantakkan wujud", kedua penulis mengundang untuk memperluas kelekatan kita pada biopolitik dan mencermati 'horor/kengerian' kekerasan kontemporer, dengan memahami bahwa inti yang dipertaruhkan bukanlah punahnya kehidupan manusia itu sendiri namun tamat kodrat manusia. Dengan menghadirkan sejumlah filsuf, mulai dari Butler, Agamben, dan Mbembe hingga Esposito d…