Buku ini menyajikan berbagai artikel yang mengupas lebih jauh neoliberalisme dengan studi kasus Indonesia. Diawali dengan melacak akar dan logika neoliberalisme, hemegoni neoliberalisme.
Introduction Authoritarianism in age of democratization contains: 1. The political origins of durable authoritarianism
Penekanan buku ini adalah praktik politik Marxis dengan mencermati isu-isu strategis sebagai tanggapan terhadap bangkitnya demokrasi liberal, fasisme, revolusi dunia ketiga, gerakan sosial baru, dan kemuduran gerakan politik kelas buruh. Penulis mengkaji kembali tradisi politik Marxis, dan menilai kemampuan tradisi itu untuk bertahan pada waktu yang akan datang.
Karya ke 53 Anwar Arifin Andipate ini mengungkapkan pandangan dan hasil kajian empirik sejumlah ilmuwan bahwa demokrasi dalam ancaman dan bahaya karena pengendalian kebijakan politik global, telah dilakukan pula oleh kapitalis global yang sedang mengalami juga krisis, ancaman dan bahaya kelumpuhan.
Buku ini merefleksikan pemikiran yang jernihdari Anas Urbaningrum tentang demokrasi dan praktik demokrasi di Indonesia Pascareformasi. Keprihatinannya tentang berbagai ganjalan dan distrorsi yang menyertai perjalanan demokrasi kita.
Siapa sajakah tokoh yang siap menantang SBY di tahun 2009? Benarkah nama-nam seperti Sutanto, Hatta Rajasa, serta Din Syamsuddin, diperkirakan sebagai “pemain” baru yang punya kans untuk menjadi “kuda hitam” di pemilihan 2009? Akankah duet SBY-JK berakhir di pemilihan mendatang? Mumpunikah SBY menghadang para rival politiknya tersebut, hingga kemudian terpilih kembali menjadi presiden?…
The first edition of Comparing Democracies was a landmark test, providing a thematic introduction to the global study of elections and voting. In this new edition the world's leading international scholars have again produced an indispensable guide and up-to-date review of the whole field
Dalam menentukan siapa yang bakal memimpin rakyat, mereka punya kebebasan penuh. Sehebat apapun sosok seorang tokoh, jika rakyat tidak menghendaki, hasrat untuk menjadi pemimpin harus rela ia kubur dalam-dalam. Bisa dipastikan yang akan dipilih adalah yang mampu meraup sebanyak-banyaknya simpati rakyat. Hal itu juga berlaku bagi partai politik. Di sinilah Pemasaran Politik menjadi begitu pentin…