Text
Papa
Buku ini diawali dengan adegan bapak (yang akan berangkat ke kantor) membangunkan anaknya. Hal ini menjadi pengingat bahwa walau waktu bapak terbatas dengan anak, namun banyak hal yang dapat dilakukan untuk tetap terkoneksi dengan anak. Misalnya dengan membangunkan anak saat pagi, sarapan sambil bercanda, dan saat pulang, bermain sebentar sebelum anak tidur.
Saat bapak sedang terpisah jarak (misalnya perlu dinas ke luar kota) BUKAN menjadi penghalang kedekatan dengan anak, karena dapat berkomunikasi lewat VIDEO CALL (dipilih adegan ini karena banyak anak yang mengalami saat berpisah dengan bapak, baik durasi singkat maupun panjang. Sekaligus pengingat bahwa hal ini sangat mungkin dilakukan, karena gadget memang tidak direkomendasikan untuk anak usia di bawah 2 tahun, namun kecuali video call. Jadi video call boleh dilakukan sedari dini jika URGENT, karena mendorong interaksi 2 arah, namun bukan dalam jangka waktu yang panjang ya).
Terdapat adegan anak bermain telepon-teleponan dengan bapak, dan tali teleponnya membentuk kata 'papa'. Sebagai simbol dari kerinduan seorang anak untuk dekat dengan bapaknya. Bahwa anak tidak hanya butuh ibu, namun butuh bapak, butuh kedua orang tuanya.
Terdapat adegan bapak akan keluar rumah dengan anak, dan ibu melakukan kegiatan sendiri. Sebagai pengingat bahwa ketika perempuan menjadi ibu, kerap asing dengan jati dirinya. Lupa untuk menyelami jati dirinya. Lupa memenuhi kebutuhan dirinya. Yang (tanpa sadar) memicu mudah terpancing emosi saat melihat tingkah laku anak & pasangan. Dengan ibu kembali terhubung dengan dirinya, mengisi tangki cintanya, maka akan lebih mudah bagi ibu memberikan cinta & kasih sayang yang sesuai pada anak & pasangan.
Buku ini dibuat secara wordless (hanya ada 1 kata 'papa' di dalamnya), dengan tujuan agar imajinasi & komunikasi orang tua dan anak lebih mudah terjalin. Tidak adanya kata.. memungkinkan orang tua membuat cerita sendiri, yang disesuaikan dengan apa yang pernah dialami, dirasakan, atau sedang diimajinasikan. Memungkinkan anak lebih memahami sudut pandang & pemikiran orang tuanya, yang selama ini belum pernah ia lihat. Dan orang tua juga tidak sangka ada di dalam dirinya.
Tidak tersedia versi lain