Text
Sepotong Hati yang Baru
Kita hanya punya satu hati, sebuah ruang tunggal yang begitu rapuh sekaligus berharga. Lalu, bagaimana jika ia hancur justru oleh tangan yang paling kita sayang? Bisakah ia benar-benar sembuh tanpa meninggalkan bekas luka sedikit pun? Apakah kita butuh hati yang baru untuk memulai lagi?
Mungkin jawabannya bukan pada penggantian, melainkan pada penerimaan. Semoga kita lekas paham bahwa setiap sayatan dan rasa adalah bagian dari perjalanan yang istimewa. Sesederhana apa pun kisah yang kita jalani, ia tetap punya makna mendalam selama kita mampu membungkusnya dengan ketulusan dan cara pandang yang bijak.
Tidak tersedia versi lain