Buku ini menampilkan refleksi perjalanan hidup dan pemikiran Taufiq Kiemas selama tujuh dekade, menyoroti peran, gagasan kebangsaan, serta kontribusinya dalam dinamika politik dan kehidupan berbangsa Indonesia.
Buku Tetap Waras Jangan “Ngeres” merupakan kumpulan refleksi dan tulisan Ketua MPR RI yang merekam dinamika politik bernegara di tengah pandemi COVID-19. Buku ini menekankan pentingnya kepemimpinan yang tenang, empatik, dan bertanggung jawab, serta solidaritas sosial dalam menghadapi krisis. Melalui sudut pandang kebangsaan, buku ini mengajak pembaca menjaga kewarasan kolektif, memperkuat p…
Buku ini memaparkan gagasan dan visi masa depan Indonesia, membahas arah pembangunan nasional, demokrasi, keadilan sosial, serta peran negara dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan berkemajuan.
Buku Soeharto: Setelah Sang Jenderal Besar Pergi mengulas dinamika sejarah dan warisan kepemimpinan Soeharto setelah berakhirnya masa hidup dan kekuasaannya. Buku ini membahas berbagai penilaian, kontroversi, serta dampak kebijakan dan kepemimpinan Soeharto terhadap politik, pemerintahan, dan kehidupan sosial Indonesia. Dengan pendekatan reflektif dan analitis, buku ini mengajak pembaca memaham…
Buku yang berjudul Indonesia: Ideologi dan Martabat Pemimpin Bangsa yang berada di tangan pembaca ini isinya membahas tentang ideologi dan berbagai aspek yang menyangkut nilai, etika, dan pemikiran yang mendasar terkait kehidupan kebangsaan dan kenegaraan. Dibahas pula tentang hakikat dan kondisi negara dengan segala kaitan dan problemnya, serta tentang pemimpin dan elite bangsa sebagai aktor p…
Buku ini menjelaskan catatan-catatan yang berasal dari diskusi, sosialisasi empat pilar MPR, dialog reses, seminar dan pertemuan-pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat. Sebagai anggota MPR/DPR dari Fraksi PPP, Arsul Sani juga sering berada dalam satu forum untuk berdiskusi, berinterkasi, dan mengkaji dengan berbagai kelompok umat Islam mulai dari yang paling "kanan" sampai yang paling "kir…
Ditulis berdasarkan hasil penelitian lapangan dan survei ahli yang luas, Democracy for Sale menyediakan suatu analisis tentang demokrasi Indonesia yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari rakyatnya. Edward Aspinall dan Ward Berenschot memeriksa jejaring informal dan strategi-strategi politik yang membentuk akses pada kekuasaan dan privilese dalam lingkungan politik kontomporer Ind…
“Makin dalam dan pentingnya teknologi digital satu dekade terakhir dan bagaimana teknologi itu telah membantu pemerintah menjalankan roda pemerintahan selama pandemi Corona yang dimulai sejak awal 2020 membuat saya tertarik untuk menyunting sebuah buku berikutnya tentang demokrasi pada era digital dan masa pandemi. Teknologi digital telah membantu hampir semua pemerintahan di dunia untuk teru…
Pandangan politik Mardani Ali Sera dalam buku "Menangkap Masa Depan Politik Indonesia: Pandangan Politik dalam Bingkai Keumatan dan Kebangsaan" berpusat pada perpaduan antara nilai-nilai keislaman (keumatan) dengan kepentingan nasional (kebangsaan), menekankan pentingnya demokrasi yang partisipatif, kedekatan parlemen dengan rakyat, dan membangun Indonesia yang kuat berlandaskan kebersamaan, se…
Buku Nasionalisme dan Egalitarianisme di Indonesia, 1908–1980 merupakan telaah politik dengan pendekatan diskursif-historis yang menelusuri ideologi, ekonomi, kebudayaan, dan pandangan dunia Indonesia melalui kerangka yang memadukan perspektif Marxian, Weberian, dan Foucauldian, serta ditopang oleh ketelitian studi sejarah sinkronik. Berangkat dari gagasan Soedjatmoko tentang pentingnya kesad…
Dalam beberapa tahun terakhir ini, istilah “politik identitas” menjadi suatu frasa yang banyak dibahas di kalangan masyarakat. Dalam momen-momen tertentu, terutama menjelang penyelenggaraan pemilihan umum, frasa ini akan selalu muncul kembali dan menjadi bahan diskursus dalam berbagai forum. Istilah ini sudah lama dikonstruksi sebagai narasi politik oleh kelompok elite politik tertentu seba…
Buku Negara dan Perempuan: Representasi Politik Perempuan Masa Orde Baru mengkaji hubungan antara negara dan peran politik perempuan pada periode Orde Baru di Indonesia. Melalui pendekatan historis, politik, dan gender, buku ini menelusuri bagaimana negara membentuk, mengontrol, dan merepresentasikan perempuan dalam ranah publik maupun domestik. Analisis difokuskan pada kebijakan-kebijakan peme…
Untuk Rakyat Tak Ada Kata Bosan merupakan himpunan refleksi, pemikiran, dan pengalaman politik Benny K. Harman selama berkiprah dalam dinamika demokrasi Indonesia. Melalui gaya penulisan yang komunikatif dan kritis, penulis menggambarkan tantangan yang dihadapi wakil rakyat dalam memperjuangkan aspirasi publik di tengah kompleksitas politik nasional. Buku ini merekam pandangan penulis mengenai …
Buku Pilpres & Jurnalistik Hitam Putih karya Ririt Yuniar membahas secara mendalam peran dan posisi media dalam kontestasi Pemilihan Presiden di Indonesia. Penulis menguraikan bagaimana media tidak hanya menjadi saluran informasi, tetapi juga arena pertarungan kepentingan politik yang sering kali melahirkan praktik jurnalisme hitam–putih: berpihak, sarat framing, serta kerap mengabaikan prins…
Fokus serta analisis pembahasan yang diuraikan dalam tulisan di buku ini merujuk kepada azas legal konstitusional dalam melihat perubahan kelembagaan negara setelah amandemen UUD 1945 serta mengaitkan atau membandingkannya dengan sebelum terjadinya perubahan UUD 1945 sehingga akan tampaklah dinamika perubahan tersebut serta dianalisis bagaimana keberlanjutannya di kemudian hari.
Penegakan hukum konstitusi melalui mekanisme yudisial, dalam hal ini oleh Mahkamah Konstitusi, merupakan cara terhukum baru dalam ketatanegaraan yang terjadi seiring dengan perubahan UUD Negara RI Tahun 1945 sebagai implementasi dari suatu tekad bangsa ini untuk menyelenggarakan negara yang lebih demokratis dan sesuai dengan prinsip-prinsip negara hukum.
This book is divided into five parts. Parts I gives an account of recent political and economic developments in Indonesia. It provides the foundation for later discussion of the issues of natural resources and sustainable development. Part II discusses issues related to globalisation, decentralisation and sustainable development. It begins by providing readers with an overview of current develo…
MARIA ULFAH atau yang biasa dipanggil "Itje", merupakan sosok menteri perempuan pertama di Indonesia yang bertugas sejak 12 Maret 1946, di masa pemerintahan Kabinet Sjahrir II. Maria Ulfah adalah salah satu tokoh perempuan di Indonesia yang memiliki kontribusi besar daiam perjuangannya membela hak-hak perempuan. Dia adalah anggota Komisi Rancangan Peraturan Perkawinan sebagai cikal bakai lahirn…