Buku ini sangat menarik karena merupakan salah satu dari sangat sedikit karya ilmiah yang mengidentifikasi perpolitikan Indonesia pasca Reformasi 1998 dan dampaknya terhadap pemberantasan korupsi. Penulis menguraikan kemunculan Neopatrimonialisme yang dilahirkan oleh kooptasi kekuasaan oleh elit-elit politik yang korup kedalam sistem demokrasi.
Gagasan NII oleh banyak pihak diletakkan sebagai turunan dari sistem ajaran Islam yang hampir bebas dari kritik. Karenanya wacana NII masih kerap munculdan ikut mewarnai dinamika politik nasional. Ada kecenderungan yang menempatkan praktik demokrasi sebagai sasaran antara bagi realisasi gagasan ideal politik Islam berbasis pemikiran Yusuf Qardhawi sebagai referensi utama
Buku ini secara praktikal mampu menerangkan inter relasi antara media baru dan politik dalam konstelasi politik Indonesia. Munculnya gerakan sosial politik berbasis online yang digerakan oleh kalangan netizen kelas menengah Indonesia secara langsung berimplikasi pada representasi dan partisipasi publik demokrasi.
Karya ke 53 Anwar Arifin Andipate ini mengungkapkan pandangan dan hasil kajian empirik sejumlah ilmuwan bahwa demokrasi dalam ancaman dan bahaya karena pengendalian kebijakan politik global, telah dilakukan pula oleh kapitalis global yang sedang mengalami juga krisis, ancaman dan bahaya kelumpuhan.
Buku ini merupakan kajian terbaru yang lebih fokus pada masyarakat untuk melihat bagaimana klan dapat hadir dalam politik lokal di Indonesia dan pengaruhnya terhadap demokrasi. Buku ini menguraikan bagaimana norma dan nilai yang dikandung dalam struktur dan budaya dipandang sebagai sistem aturan dan desakan yang didalamnya aktor politik berusaha untuk memaksimalkan kegunaan mereka.
Ditengah pergeseran paradigma dari konstitusi kekuasaan ke konstitusi baru yang bercirikan demokrasi, checks and balances, dan peduli hak-hak asasi manusia Fraksi PPP selama tiga pemilu terakhir era reformasi bekerja dan berjuang mengawal konstitusi yang merupakan hasil modernisasi yang diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan.