Maulwi Saelan digembleng dan didewasakan oleh revolusi fisik sejak 1945. Pengalaman pertamanya bertempur, memimpin teman-temannya pemuda pelajar Makassar gempur Hotel Impress uang dijadikan markas besar Nica, hanya dengan menggunakan senjata tradisional. Berangsur-angsur mereka berhasil merebut senjata dari serdadu Belanda
Buku ini menunjukkan tiga materi : 1. Hari-hari yang panjang, 2. transisi orde lama ke orde baru, 3. Memoar Dr. sulastomo. Yang lebih penting dicatat dari buku ini adalah ajakan belajar dari masa lalu untuk melihat masa depan. Bagaimana transisi orde lama ke orde baru itu terjadi sebuah peristiwa besar bagi bangsa ini, tidak saja dari aspek politik, tetapi juga ideologi dan ekonomi.
Buku ini adalah kisah tentang permukiman Tionghoa di Pulau Bangka, pulau Timah, Indonesia, dari asal muasalnya di abad ke 18 hingga akhir abad ke-20. Organisasi Tionghoa yang mengkhusukan diri dalam produksi bahan mentah, masuknya tenaga kerja asal tiongkok, dan pembentukan suatu komunitas Tionghoa secara bertahap.
Perjalanan sejarah bank sentral di Indonesia, baik semasa De Javasche Bank maupun Bank Indonesia masing-masing sebelum dan sesudah kemerdekaan menunjukkan pasang surut yang cukup menarik. Dimana pada masa orde lama Bank Indonesia tidak dapat lagi mengawasi lajuinflasi yang berasal dari defisit negara dan utang pemerintah yang membengkak.
2 Eks
Buku ini sebagai representasi sistem budaya Kadipaten Pakualaman mancoba menawarkan pilihan untuk memahami kehidupan. Buku ini menjelaskan Kadipaten pakualaman berdasarkan unsur yang merupakan ciri universal kebudayaan ini mencoba menghampiri Kadipaten pakualaman dari perspektif pemerintahan, arsitektur, kesenian, kesusastraan, ritual, kearsipan, dan tata boga.
Buku ini merupakan refleksi seorang sejarahwan atas pelbagi persoalan yang di hadapi Indonesia: dari mitos kekuasaan sampai peran preman. Karya ini seolah menegaskan bahwa bangsa ini, terutama penguasanya, tak pernah berhenti menakik peradaban usang, peradaban yang tidak membawa kita ke arah yang lebih baik.
this book about Anti Chinese violence within a period of social, political and economic transition and chaos in Indonesia. Beginning in mid-1996, Indonesia Underwent a slow but steady revolution.
Untuk menggali sejarah perjuangan di daerah-daerah yang mungkin belum sempat diungkapkan seperti dianjurkan oleh Bapak Presiden Soeharto, khususnya peristiwa 10 November 1945 yang terjadi di Surabaya.
Dalam buku ini, Onghokham menguraikan proses runtuhnya kekuasaan kolonial Belanda di Indonesia dengan menganalisis berbagai faktor yang memengaruhinya baik faktor dalam negeri Indonesia maupun faktor-faktor internasional termasuk juga perkembangan politik di Negeri Belanda sendiri. Kekayaan informasi dan analisis kritis yang terkandung di dalamnya membuat buku ini perlu dibaca oleh mereka yang …
Melalui penelitian terhadap suatu skriptorium dapat diketahui kewibawaan raja yang bertahta pada saat itu. Pernyataan tersebut didasarkan pada sejumlah bukti dari segi pernaskahan dan teks-teks yang terkandung di dalam karya-karya Skiptorium Pakualaman Periode Paku Alam II (bertahta 1830-1858)