Novel populer ini mengangkat kisah percintaan dan dinamika emosional anak muda, disajikan ringan dan reflektif melalui pengalaman putus cinta yang menghibur sekaligus dekat dengan realitas pembaca.
Kehidupan perempuan desa bernama Lasi yang terjebak dalam kemiskinan, ketidakadilan sosial, dan pergulatan batin, menggambarkan realitas pedesaan Jawa dengan bahasa sederhana dan kuat.