Pada peringatan Hari Kartini Tahun 2021, Perpustakaan Nasional RI menyelenggarakan sayembara puisi bertemakan: Peran Kartini Masa Kini dalam Meningkatkan Budaya Literasi. Puisi menjadi sarana komunikasi berkelanjutan untuk mengembangkan pemikiran - pemikiran Kartini yang relevan dalam peningkatan budaya literasi masa kini. Hasil pemenang Sayembara Puisi Kartini mencerminkan pemikiran dan peran …
Ada saatnya aku menjadi kuat, ada saatnya aku menjadi lelah. Ada saatnya aku menjadi keduanya, ada saatnya aku tidak menjadi keduanya. Bukankah terkadang sulit untuk mengingat, bahwa diri ini masih manusia. Sebelum kita mengenal dunia, apa yang kita kenali lebih dulu? Siapa yang mengenal kita lebih dulu? Sebelum kita benar-benar menjadi manusia, siapa kita yang terdahulu? Aku mengira, m…
Wahai, kalian yang ngakunya single-but-unavailable, masih sering di-PHP-in? Itu tuh lo yang mendadak berharap cuma gara-gara di-chat, atau gimana? Suka ngasih kode ke gebetan tapi nggak mempan? Atau, belum bisa move on dari mantan yang udah gandeng pasangan barunya? Buku ini pas banget buat kalian! Bisa kalian sobek dan kirim langsung ke target, daripada ngasih kode via media sosial yang dilih…
Kumpulan puisi ini adalah karya terakhir almarhum yang ia kirim lima jam sebelum wafat. Tusiran Suseno adalah penulis produktif dari kota Tanjungpinang dan hampir semua karyanya ia percayakan kepada Yayasan Panggung Melayu untuk diterbitkan, antara lain: Matahari di bawah laut (Novel), Pandan Berduri (Cerita Rakyat), Mutiara Karam (Novel), Mari Berpantun (tekhnik berpantun), 10.000 Pantun (Kump…
Fadli Zon banyak bertutur tentang alam, masa kecil, persentuhannya dengan dunia internasional dan tentunya peristiwa politik. Berisi sekitar 80an puisi yang dituliskan kembali ke dalam bahasa Inggeris setelah sebelumnya diterbitkan dalam bahasa Indonesia pada tahun 2010 dengan judul Mimpi-mimpi yang kupelihara: kumpulan puisi (1983-1991)
Kumpulan puisi dari Edrida Pulungan ini tentang Indahnya menunggu, manisnya sebuah kesetiaan hingga penyatuan dua jiwa dipadukan dengan diksi yang menawan. Seperti Ballin Balassy yang menciptakan banyak kata pada seseorang bernama Anna. Edrida Pulungan pun telah menorehkan makna penantian, kesetiaan dan pernikahan dengan lembut dan sepenuh hati.