Text
Islam nusantara: antara teks, konteks keindonesiaan, dan kemerdekaan
Salah satu keislaman yang kini kontroversial adalah Islam Nusantara (IN). IN dipandang sebagian kecil Muslim sebagai Islam yang syirik syariah, bahkan syirik akidah, dan anti-Arab. Juga bagian dari proyek Islam liberal Barat untuk merusak Islam dari dalam, dan sebagai proyek Islam versi Jawa. Buku ini menolak klaim-klaim itu. IN adalah Islam yang secara ushul (prinsip) sama dengan Islam di mana pun. IN toleran terhadap kenusantaraan dan kemodernan (peradaban Barat) selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. IN hampir sama dengan Islam abad ke-7 kaitannya dengan tradisi Arab dan pada abad ke-9 kaitannya dengan peradaban Yunani. Sumber utama IN adalah Al-Qur'an dan Hadis yang berbahasa Arab, bahkan IN kaya dengan warisan intelektual Islam yang dikenal dengan "kitab kuning" (turast). Sebab itu, IN bisa menjadi harapan renaisans peradaban Islam global.
Buku ini juga merupakan counter narasi terhadap berbagai sikap yang tidak ideal secara Islam dan kemodernan (wacana kekinan), bahkan tidak masuk akal. Tentu saja, buku ini juga membahas IN sebagai Islam lokal dan kelembagaan Islam.
Tidak tersedia versi lain