Text
Masih Relevankah Utang Bagi Pembangunan Ekonomi Indonesia?
Utang untuk pembiayaan deficit APBN adalah konsekuensi logis dari kebijakan belenja negara yang ekspansif dan jumlahnya lebih besar dari pendapatan negara. Utang masih relevan menajdi sarana bagi terselenggaranya fungsi negara yang penting dan mendesak khususnya terkait dengan lives and liveihoods, seperti penanganan pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. Utang juga masih relevan sebagai instrument untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, meyediakan warisan asset dan sarana perbaikan infrastruktur yang berharga bagi generasi mendatang, serta berperan dalam pengembangan pasar keuangan di Indonesia, selama terpenuhnya prasyaratnya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain