UU Nomor 14 Tahun 1992, Buku I dan II
UU Nomor 32 Tahun 2009, Buku I, II dan III
UU Nomor 42 Tahun 2008, Buku I, II, III dan IV
UU Nomor 4 Tahun 2009, Buku I, II, III, IV, V dan VI
UU Nomor 12 Tahun 1995
UU Nomor 30 Tahun 1999
UU Nomor 11 Tahun 2008, Buku I dan II
UU Nomor 27 Tahun 2009, Buku I, II, III, IV, V, VI dan VII
UU Nomor 31 Tahun 1999
UU Nomor 3 Tahun 1997
UU Nomor 41 Tahun 1999
UU Nomor 56 Tahun 1999
UU Nomor 5 Tahun 1999
UU Nomor 7 Tahun 1992, Jilid I dan II
Makalah ini ingin mengetahui seberapa jauh penerapan kaidah tata bahasa Indonesia, baik yang menyangkut pembentukan kata maupun penyusunan kalimat dalam produk perundang-undangan sebagaimana diamanatkan dalam Bab III lampiran UU No. 12 Tahun 2011. Sampel yang digunakan dalam tahun 2009-2011, sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif inferensial, yaitu metode yang berusaha memapar…
Proses legislasi menjadi penting untuk dianalisa, karena hukum yang disahkan oleh parlemen tampaknya memiliki kesenjangan dalam implementasinya. Pers dan publik dapat memberikan kontribusi mereka dalam membuat proses legislasi yang lebih baik dan hukum yang dihasilkan lebih relevan. Subtances hukum dan mekanisme review ruu di parlemen sebagaimana diatur dalam peraturan prosedur juga harus diper…
Organisasi sebagai keseluruhan sistem dibentuk dengan tujuan untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Pencapaian tujuan organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan anggota organisasi dan kepemimpinan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui hubungan antara kinerja dengan kemampuan dan kepemimpinan dalam Tim Kerja Perancangan UU Sekretariat Jenderal DPR RI.
Legislasi merupakan salah satu hal penting dalam pembangunan hukum Indonesia, sebagai konsekuensi dari penerapan konsep Rechtstaats. Dalam konteks ini, sampai masalah-masalah saat ini masih ditemukan dalam bentuk dan subtansi hukum lama dan baru. Untuk itu, reformasi hukum di Indonesia harus disinkronkan dengan hukum dasar dan enactments lainnya.
UU Nomor 12 Tahun 1995, Buku II