Hari ini sama seperti kemarin, bombardir yang sama, berita yang sama, ketakutan yang sama, bau yang sama. Tak ada yang berubah. Kau hidup bersama pengeboman, suara ledakan, drone yang membayang-bayangi, dan dentuman sonik F-16. Ingar bingar ini seperti lagu tema sebuah film, hanya saja film itu adalah hidupmu. Kau harus menjalaninya . Membaca catatan hari per hari ini, saya seperti tengah me…
Tuhan Ada di Hatimu karya Husein Ja’far Al-Hadar memberikan pandangan berbagai hal dari sudut pandang Islam yang indah. Termasuk dengan kondisi kekinian, yang semuanya dapat dijawab dengan ajaran dalam Islam sebagai agama yang tak pernah lekang oleh waktu. Sinopsis buku Di masa kini kata hijrah seakan menjadi hal yang ‘latah’ dalam kehidupan sehari-hari. Akhir-akhir ini kita dapati hijrah…
Buku Nyala Abadi Suluh Bangsa ini ditujukan untuk mengenang Buya Syafii Maarif yang kini berada di tangan pembaca merupakan kumpulan tulisan banyak orang. Penerbitan buku ini sebagai bentuk apresiasi terhadap anak-anak bangsa yang mengkaji secara kritis pemikiran Buya pasca-wafatnya Buya Syafii Maarif terutama mengenai isu keumatan, kebangsaan, kemanusiaan, dan sosial politik keagamaan.
Buku ini berisi nasihat-nasihat kearifan yang diambil dari ceramah Cak Nun. Cak Nun adalah penjaga Telaga Al Kautsar. Dia mempersilakan siapa pun yang berjumpa dengannya untuk membasuh badan ruhani dan melepas dahaga batin. Dia menemani kita untuk istirahat sejenak dari kerumitan dan menyuguhkan kesederhanaan. Dalam buku ini, sebagaimana dalam kesehariannya, Cak Nun menyampaikan kabar langit de…
Organisasi masyarakat pada dasarnya adalah organisasi yang berbasiskan anggota yang didasarkan atas semangat kesukarelawanan untuk mencapai tujuan bersama. Secara umum organisasi masyarakat di Indonesia diatur melalui UU Nomor 8 Tahun 1985. Selain itu Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 1965 juga mengatur tentang pembekuan dan pembubaran suatu organisasi yang diduga melakukan penghinaan terhadap a…
Apa yang ingin disampaikan Cak Nun melalui bukunya ini? sebagai budayawan sekaligus pekerja sosial, Cak Nun ingin memberikan kado cinta kepada sesama manusia sesama hamba Allah, dan sesama bangsa Indonesia.
Empat puluh lima tahun silam, ketika modernitas yang diatasnamakan oleh televisi dan kendaraan bermotor mulai menyebarkan virusnya di Indonesia, perubahan budaya seketika terjadi dalam waktu sangat cepat. Warga desa kebingungan memutuskan apa yang menjadi prioritasnya. Membeli televisi yang hidup sepanjang hari meski bahasanya tak mereka pahami, membeli kendaraan bermotor sekadar untuk pajangan…
Proyek perubahan format penyusunan pointers bahan rapat Pimpinan DPR RI bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi dalam rangka penyempurnaan dan pengembangan format penyusunan pointers bahan rapat Pimpinan DPR RI beserta pedoman pengisian sesuai kebutuhan. Sehingga terbakukannya mekanisme pelaksanaan rapat persiapan sebelum Rapat Pimpinan DPR RI (pra Rapim) dan tindak lanjut keputusan R…
Coronavirus tidak punya kesalahan dan dosa apapun. Ia bukan makhluk pikiran dan hati yang punya kemungkinan untuk berbuat sesuatu, merancang kebaikan atau keburukan, menyatakan dukungan atau perlawanan atas kehidupan umat manusia di muka bumi. Covid-19 bukan bagian dari Jin Atau Manusia, yang di ujung zaman kelak harus mempertanggung jawabkan perilakunya di forum Hisab Allah. Corona dipancing, …
Emha Ainun Nadjib, banyak sebutan untuknya: budayawan, penulis, seniman, bahkan ada yang menyebutnya “Kiai Mbeling”. Tapi, dia tak pernah peduli terhadap semua sebutan tersebut. Dia adalah Cak Nun, pengembara spiritual yang mencari makna cinta sejati melalui perjalanan kemanusiaan. Pengembaraan yang membawanya ke dalam pusaran peristiwa-peristiwa penting bangsa, termasuk turunnya Soeharto d…